PT Crystal Laju Wisata
Welcome to bluesky Tour & Travel official website. Please contact our team to get the best deals for domestic and overseas tour packages.
general@blueskytour.co.id
+62 21 230 2929

Mudik Sambil Wisata di Jalur Utara Jawa

MUDIK memang penting dan terkadang menjadi suatu kegiatan yang wajib. Namun cobalah sesekali merencanakan perjalan mudik yang tidak biasa dan tidak menjenuhkan, salah satunya dengan menyinggahi tempat-tempat wisata yang berada disepanjang jalur mudik.  Kita bisa sambil sesekali beristirahat dan menyiapkan oleh-oleh untuk keluarga dikampung halaman.

Di Pulau Jawa, ada 2 jalur yang biasa digunakan pemudik, yaitu jalur utara yang terkenal dengan sebutan Pantura, serta jalur selatan. Di sepanjang kedua jalur ini terdapat tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi.

Berikut adalah beberapa tempat menarik di Jalur Utara yang bisa digunakan untuk berwisata.

Baca juga : Mudik Sambil Wisata di Jalur Selatan

  1. Kampung Batik Trusmi, Cirebon

    Kampung Batik Trusmi berada di Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Cirebon, Jawa Barat. Saat musim mudik Lebaran atau liburan kampung pengrajin batik ini ramai dikunjungi wisatawan.Di Kampung Batik Trusmi pelancong akan disuguhkan beragam model batik dengan corak batik pesisir.Pemudik yang menuju daerah Jawa Tengah dan sekitarnya, bisa menemukan Kampung Batik Trusmi bila melewati jalur Kota Cirebon. Dari jalan Tol Kanci yang ke arah Jawa Tengah, ataupun pertigaan Palimanan, Anda belok kiri ke arah Kota Cirebon. setelah bertemu perempatan Plered, Anda belok kiri lagi. Nah, kalau sudah melihat toko-toko batik di kanan dan kiri jalan, berarti Anda sudah sampai di Kampung Batik Trusmi.

 

  1. Pantai Widuri, Pemalang

    Pantai Widuri merupakan salah satu destinasi wisata di Desa Widuri atau sebelah utara jalur arteri Pantura, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Tidak hanya sekadar pantai, di lokasi ini juga tersedia beragam wahana permainan.Tidak kalah dengan Ancol di Jakarta, destinasi Pantai Widuri dilengkapi dengan water slide dengan ketinggian 13 km dan wahana Kids Water Playground.

 

  1. Gua Maharani, Lamongan

    Saat kendaraan Anda memasuki Kecamatan Paciran, Jawa Timur yang berada di tepi jalur utama Pantura atau Jalan Raya Daendels, di Lamongan terdapat gua kapur yang sangat indah, bernama Gua Maharani. Gua ini memiliki stalaktit dan stalagmit yang sampai sekarang masih tetap tumbuh sepanjang satu centimeter setiap 10 tahun sekali.Menurut cerita, Gua Maharani merupakan gua terbaik karena keelokannya yang dapat disandingkan dengan Gua Altamira di Spanyol, Gua Mammoth di Amerika Serikat, dan Gua Coranche di Perancis. Tak jauh dari Gua Maharani terdapat makam Sunan Drajat dan makam Sunan Sendang Duwur, keduanya merupakan penyebar agama Islam di Pulau Jawa.

 

  1. Wisata Bahari Lamongan, Lamongan

    Tidak hanya Gua Maharani, Lamongan juga memiliki kawasan Wisata Bahari Lamongan. Destinasi yang dikenal dengan sebutan WBL ini berada di jalur Pantura Surabaya-Tuban.Dalam lokasi ini, terdapat beberapa wahana unggulan yang bisa dinikmati, antara lain Istana Bawah Laut, Gua Insectarium, Space Shuttle, Anjungan Wali Songo, Texas City, Paus Dangdut, Tembak Ikan, Rumah Kaca, serta Istana Bajak Laut.

 

  1. Wisata Batik, Pekalongan

    Ini merupakan surga para pemburu batik. Anda dapat menuntaskan keinginan belanja batik di Pekalongan. Kota yang memang sangat tersohor dengan kerajinan batik tulis dengan warna-warna yang mengundang untuk dimiliki.Pemerintah kota pun, kian memanjakan para wisatawan dengan sentra batik. Rasanya memang wajib, berhenti untuk ikut merasakan budaya batik di sini. Beberapa tempat yang dapat dikunjungi adalah, kampung batik Pesidon, Kauman, Binagriya, Buaran, dan Degayu.Kain yang wajib ditenteng saat Anda keluar dari kota batik ini adalah batik motif Jlamprang. Batik dengan motif geometris pada bagian depannya.

 

  1. Pantai Alam Indah, Tegal

    Memasuki daerah Tegal, Jawa Tengah, bila merasa lelah Anda bisa singgah sejenak di Pantai Alam Indah. Destinasi wisata dekat pusat Kota Tegal ini memiliki letak yang sangat strategis karena berada dalam jalur Pantura.Salah satu dari jejeran Pantai Utara ini, menyediakan panorama pantai yang apik. Deburan ombak yang besar dari Laut Jawa menjadi latar belakang yang memesona.Anda bisa bersantai di pinggir pantai, sambil mengendorkan otot-otot tubuh saat melakukan perjalanan menuju kampung halaman. Banyak hal yang bisa pelancong lakukan di sini, mulai dari bersantai di pinggir pantai, berenang, sampai bermain perahu menjelajah Pantai Alam Indah.

 

  1. Masjid Agung, Semarang

    Lepas dari Tegal dan Pekalongan, Semarang sudah menanti Anda. Kota yang sarat dengan bangunan-bangunan peninggalan Belanda ini memang terik. Namun di salah satu sudutnya menyelipkan kesejukan.Sisi Timur Semarang, dimana sebuah bangunan masjid berada. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang dibangun dengan akulturasi gaya bangunan Jawa, Arab, dan Yunani.Di depan masjid, Anda akan disambut dengan prasasti raksasa yang konon memiliki berat 7,8 ton. Prasasti ini terbuat dari batu alam yang diambil dari lereng Gunung Merapi. Di pelatarannya, terdapat enam payung, yang juga raksasa. Payung-payung ini memiliki mesin kontrol otomatis yang dapat membuka atau menutup payung. Ini seperti membawa Anda merasakan kemegahan masjid Nabawi di Madinah.Yang paling menarik dari Masjid ini adalah Menara al Husna, dengan ketinggian mencapai 99 meter. Sebuah menara kokoh yang melambangkan kejayaan Islam. Di dalamnya terdapat sebuah studio radio dakwah dan museum kebudayaan Islam.

 

  1. Lawang Sewu, Semarang

    Mempunyai waktu yang lebih saat perjalanan mudik Lebaran? Saat melintasi Kota Semarang, Anda bisa memilih untuk menghindari masuk jalan tol dan memilih jalur dalam kota.Dengan begitu, Anda bisa menyempatkan diri untuk bertandang ke Lawang Sewu. Lawang Sewu atau Seribu Pintu merupakan bekas bangunan kolonial Belanda. Bangunan bersejarah yang juga menjadi ikon Kota Semarang berada di daerah Simpang Lima. Selain sejarahnya, keindahan arsitekturnya menjadikan Lawang Sewu sebagai destinasi wisata favorit.

 

  1. Kuil Sam Poo Kong, Semarang

    Kuil bersejarah ini merupakan tempat singgah Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah dari China yang beragama Islam.Destinasi ini memiliki daya tarik melalui suasana dan arsitektur di sekitar kuil yang menyerupai kuil-kuil di negeri China. Kuil ini pun memiliki andil dalam perkembangan sejarah tentang pengaruh terhadap perkembangan Islam dan Tionghoa di tanah Jawa.

 

Lanjut : Mudik Sambil Wisata di Jalur Selatan

Sumber : indonesia360derajat.wordpress.com

bluesky Tour & Travel menyediakan berbagai paket perjalanan wisata dalam dan luar negeri, serta pemesanan tiket pesawat semua destinasi.

About the Author
bluesky Tour akan membantu dan melayani untuk kebutuhan ticket anda ke berbagai tujuan keseluruh Indonesia dan luar negeri. email: general@blueskytour.co.id phone: +62 21 230 2929

Leave a Reply

*